1. PERSIAPAN PENDIRIAN USAHA
A. PERENCANAAN PENDIRIAN USAHA
1. pengertian pendirian
usaha
pendirian usaha merupakan faktor
terpenting yang harus dilakukan oleh calon wirausaha dalam mewujudkan
impiannya.
perencanaan dalam jangka pendek merupakan
tindakan yang harus dilakukan dalam kegiatan usaha dan merupakan suatu
pemikiran untuk melakukan usaha dengan menetapkan prinsip ekonomi.
perencanaan usaha menurut G.R Terry
merupakan alat/pedoman untuk menentukan prioritas, mengukur kemampuan,
keberhasilan maupun kegagalan.
proposal berisi perencanaan
pendirian usaha merupakan pedoman kerja untuk mengendalikan dan mengawasi
kegiatan usaha agar pelaksaan usaha tidak menyimpang dari tuuan.
dalam mempersiakan pendirian
usaha, calon wirausaha harus membuat dan menuangkan pokok-pokok pikirannya
mencakup:
- nama perusahaan
- lokasi perusahaan
- komoditi yang harus diusahakan
- konsumen yang akan dituju
- pasar yang akan ditju
- partner yang akan diajak bekerja sama
- personel yang dipercaya untuk membantu menjalankan
usaha
- jumlah modal yang dibutuhkan dan tersedia
- perlatan yang dibutuhkan dan yang disediakan
- penyebaran promosi
2. faktor-faktor yang harus diperhatikan dalam
pendirian usaha
faktor produksi yang harus dipersiapkan
oleh calon pendiri antara lain sebagai berikut:
1. lahan
sebagai tempat pendirian
usaha dan segala aktivitas usaha
2. Tenaga Kerja
semua tenaga yang akan
digunakan
3. Modal
sejumlah uang /barang yang
digunakan dalam kelancaran pembiayaan proses produksi
4. Manajemen
kemampuan mengelola usaha,
mulai dari kegiatan teknis sampai kegiatan ekonomis.
Adapun lima faktor yang
harus diperhatikan oleh calon wirausaha dalam mendirikan usaha antara lain
sebagai berikut.
a. Alam
faktor alam harus dipelajari mulai dari
tanah, sumber air, bahan baku, pendirian bangunan dan lain-lain.
b. Modal usaha
modal usaha menyangkut pembiayaan
kegiatan usaha, penelitian, dan pengabungan diantara keduanya.
c. Keterampilan
Keterampilan usaha yang
harus disiapkan anatara lain ketarampilan teknik maupun ekonomis.
d. Tenaga Kerja
semua tenaga kerja
meliputi tenaga kerja dari dalam keluaraga maupun luar keluarga.
e. faktor – faktor
pendukung meliputi lingkungan internal dan eksernal
1. faktor lingkungan
internal meliputi :
a. sumber daya keuamgan
b. sasaran dan tujuan,
serta
c. manajemen usaha
2. faktor lingkungan eksternal meliputi:
a. kebudayaan
b. perekonomian
c. teknologi
d. peluang
e. permintaan dan
penawaran , serta
f. bahan baku
3. langkah-langkah
memulai pendirian usaha
Ø merumuskan tujuan dan sasaran usaha
Ø mengumpulkan data dan informasi mengenai situasi
dan kondisi tempat usaha yang akan didirikan
Ø memabahas data atau imformasi yan telah
dikumpulkan untuk mencari peluang usaha dengan mengadakan analisis SWOT
Ø merumusakan sasaran usaha yang didirikan dengan
penuh kosekuen
Ø merumuskan bermacam=macam pilihan dan memilih
pilihan yang terbaik untuk ditempuh
dalam merealisasi sasaran pendirian usaha
Ø merumusakn rencana strategi pendirian usaha
jangka pendek
Ø merumusakn rencana strategi pendirian usaha
jangka panjang
Ø menyusun rencana anggaran biaya pendirian usaha
langkah selanjutnya adalah memantapkan kepribadian calon wirausaha
dan menyiapkan modal.
Setelah semua langkah diatas terpenuhi, selanjutnya adalah sebagai
berikut:
a) mengamati pasar
b) menentukan jenis usaha
c) mengetahui pengetahuan tentang produksi
d) meneentukan harga jual produk
e) membuat produk
f) tempat usaha
g) menyusun anggaran pendapatan dan belanja usaha
0 komentar:
Posting Komentar